Tahun 2018 Pulau Jawa Sudah Dipastikan Tidak Ada Calon Perseorangan

WARTA KOTA, MENTENG — Sulitnya syarat untuk maju menjadi calon perseorangan di Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) menjadikan peminatnya menurun drastis dari tahun ke tahun.

Apalagi untuk calon perseorangan perempuan sedikit sekali, contoh di tahun 2015 dari 135 calon perseorangan hanya 4 pasangan calon yang mendaftar menjadi kepala daerah, sedangkan untuk wakilnya hanya 10 orang saja.

Direktur Eksekutif Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) Titi Anggraini mengatakan di lumbung jawa sudah dipastikan tidak ada calon perseorangan karena jumlah DPT-nya paling tinggi.

“Di pulau Jawa sudah diperkirakan tidak ada yang minat menjadi calon perseorangan, lihat saja Jawa Barat jumlah DPTnya sampai 32 Juta dan harus mengantongi minimal dukungan sekitar 2 juta dan itu harus tersebar sekurang-kurangnya 8% kabupaten kota di Jawa barat,” tutur Titi di KPU Jalan Imam Bonjol, Menteng Jakarta Pusat, Rabu (29/11/2017).

“Bayangkan mengumpulkan 2 juta dukungan di setengah kabupaten kota di Jawa Barat yang ada gunung, laut, sungai dan sebagainya kan sulit dengan waktu yang sedikit,” sambungnya.

Berita lainnya: Syarat Calon Perseorangan Terlalu Berat, UU Pilkada Seharusnya Direvisi

Karena peraturan tersebut, akhirnya dari delapan daerah peserta calon perseorangan yang memberikan berkas, hanya tiga daerah yang dinyatakan diterima yaitu NTB, Sulawesi Selatan dan Kalimantan Barat.

Selain itu, kehadiran calon perseorangan adalah bagian dari kompetisi yang sehat untuk memberikan alternatif pilihan maksimal kepada publik.

Titi mengusulkan kepada KPU, khususnya untuk pencalonan perseorangan tata cara administrasi, prosedur, mekanisme untuk mengumpulkan dukungan mestinya dibuat dalam statement yang mudah dan fleksibel sehingga calon perseorangan tidak harus menunggu regulasi untuk mulai mengumpulkan dukungan.

“Jadi fleksibelitas itu yang musti dijamin oleh KPU, sehingga calon perseorangan untuk berikutnya sudah dapat mengumpulkan suara setahun sebelum pencalonan. Sehingga mereka tidak perlu lagi menunggu regulasi untuk mengumpulkan dukungan,” tutupnya. (m16)

Sumber: http://wartakota.tribunnews.com/2017/11/30/tahun-2018-pulau-jawa-sudah-dipastikan-tidak-ada-calon-perseorangan