Perludem : Tidak Ada Keanehan dalam Pengumuman Hasil Rekapitulasi Suara

Jakarta, Gatra.com – Direktur Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem), Titi Anggraini mengatakan dirinya tidak terkejut saat Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengumumkan hasil rekapitulasi suara lebih awal. Ia menuturkan tidak ada proses tertutup karena seluruh media penyiaran melakukan live streaming.

“ Tidak ada keanehan karena melalui proses berkelanjutan. Sepertinya ada pihak yang sengaja menggoreng isu hingga muncul sedemikian rupa,” ujar Titi dalam diskusi publik dengan tema “Alternatif Penyelesaian Kisruh Pemilu”,  di D Hotel, Jakarta, Selasa (21/5).

Menurutnya terdapat dua alasan pengumuman hasil pemilihan presiden (pilpres) pada Selasa (21/5) dini hari. Pertama, sebenarnya pemberitahuan hasil penghitungan suara terlambat 35 hari dari rencana sebelumnya.

Kedua, dari sisi tata kelola rekapitulasi suara, KPU melakukan pendekatan panel yaitu kelas atas dan kelas bawah. Panel ini  merampingkan proses yang dikhawatirkan akan berjalan lambat, penuh dinamika, dan penuh tarik ulur.

Titi mengatakan prasyarat real count tidak berdasarkan pemilihan waktu, namun lebih kepada etika penyelenggara, legalitas, validitas, dan efektivitas.

“Prasyarat dan keabsahan rekapitulasi hasil suara bukan tergantung pada waktu. Itu ditandatangani oleh para saksi paslon. Tetapi sesi rapat pleno harus terbuka untuk umum, kuorum anggota forum sehingga menghadirkan para saksi kedua kubu, Bawaslu dan pemangku terkait. Hal ini perlu diluruskan,” ujarnya.

Sumber: https://www.gatra.com/detail/news/417566/politic/perludem-tidak-ada-keanehan-dalam-pengumuman-hasil-rekapitulasi-suara