Global State of Democracy 2019: Mengatasi Persoalan, Memulihkan Janji

Demokrasi sedang menghadapi persoalan dan janji-janji yang mengikuti demokrasi perlu dipulihkan kembali. Memang, nilai, kelayakan, dan masa depan demokrasi tengah menghadapi tantangan di masa ini, lebih dari pada era-era sebelumnya dalam sejarah modern, atau setidaknya sejak tahun 1930-an. Di saat empat dekade terakhir telah terlihat perluasan demokrasi yang luar biasa di seluruh wilayah dunia, tahun-tahun terakhir ini ditandai dengan menurunnya tatanan di negara demokrasi, baik yang lebih tua maupun yang lebih muda. Tatkala gagasan negara demokrasi terus memobilisasi rakyat di seluruh dunia, praktik di negara demokrasi telah menimbulkan kekecewaan dan menyentak pemahaman banyak warga negara dan pendukung demokrasi.

Erosi demokrasi sedang terjadi dalam situasi dan konteks yang berbeda. Negara-negara demokrasi baru seringkali lemah dan rentan. Pemerintahan dan perwakilan politik mereka menghadapi tantangan dalam membangun dan memperkuat lembaga-lembaga demokrasi di tengah keterbatasan sumber daya. Negara-negara demokrasi yang lebih tua berjuang untuk memberi jaminan bahwa pembangunan ekonomi dan sosial berlangsung secara berkeadilan dan berkelanjutan. Porsi negara demokrasi berkualitas tinggi menurun dan banyak dari negara-negara itu berhadapan dengan para penantang populis, yang menggabungkan eksklusi dan pengabaian prinsip-prinsip demokrasi.

Baik negara demokrasi tua maupun muda sedang menderita penyusutan ruang sipil, dengan penurunan kebebasan sipil, pengekangan terhadap masyarakat sipil, dan pembatasan kebebasan berekspresi. Laporan ini berisi contoh negara- negara di mana pemerintahnya secara sengaja membatasi ruang sipil dan memperlemah pengawasan konstitusional terhadap kekuasaan eksekutif, yang berakibat pada kemunduran demokrasi dan memburuknya supremasi hukum. Di beberapa negara, persoalan ini sudah begitu parah, sehingga mengakibatkan kerusakan demokrasi secara parsial (dengan contoh seperti Nikaragua dan Pakistan) ataupun kerusakan sepenuhnya (Venezuela).

Baca selengkapnya di attachment dibawah ini….