Berita
  • Perludem: Pemilu 2014 Tak Bisa Jadi Landasan Pemilu 2019 May 20, 2017

    JAKARTA – Deputi Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) Khoirunnisa Agustyati menilai hasil pemilu pada 2014 tidak bisa menjadi acuan untuk pemilihan presiden dan pemilihan legislatif pada 2019. Pernyataan tersebut mengacu pada isu presidential threshold atau ambang batas yang tengah menjadi ... Continue Reading

  • Jika Saksi Pemilu Dibayar Negara, Harus Dikaji Mekanisme Penyalurannya May 20, 2017

    JAKARTA, KOMPAS.com – Deputi Program Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem), Khoirunnisa Nur Agustyati menilai, dana saksi pemilu belum tepat diterapkan saat ini. Ia menyoroti usulan wacana pembiayaan saksi pemilu melalui anggaran negara. Wacana ini diusulkan masuk dalam Rancangan Undang-Undnag Pemilu yang ... Continue Reading

  • Perludem sayangkan wacana penambahan kursi DPR dibahas tertutup May 18, 2017

    Merdeka.com – Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) mengkritik sikap DPR yang ingin menambah alokasi kursi bagi anggota dewan. Pembahasan yang dilakukan dalam Pansus RUU Pemilu dinilai tertutup dan tidak melibatkan publik. DPR dan pemerintah tengah mengkaji penambahan jumlah kursi ... Continue Reading

  • Perludem: RUU Pemilu Pertaruhan Kualitas Pemilu 2019 May 17, 2017

    JAKARTA, KOMPAS.com – Direktur Eksekutif Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) Titi Anggraini mengatakan bahwa RUU Penyelenggaraan Pemilu yang saat ini ada di DPR sangat menentukan nasib Pemilu Indonesia ke depan. Hal itu karena Pemilu 2019 tahapannya akan segera bergulir Juni ... Continue Reading

  • Perludem Khawatirkan Kualitas Pemilu jika Hasil UU yang Dikebut DPR May 13, 2017

    JAKARTA, KOMPAS.com – Direktur Eksekutif Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) Titi Anggraini mengeluhkan lamanya penuntasan Rancangan Undang-Undang Pemilu yang saat ini masih mangkrak di DPR. “Saya pesimis DPR bisa menuntaskan pembahasan RUU Pemilu sesuai tenggat waktu akhir Mei 2017 ini,” ... Continue Reading

  • Perludem: Saksi Pemilu Dibiayai Parpol Merupakan Usulan Usang May 10, 2017

    JAKARTA, KOMPAS.com – Direktur Eksekutif Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) Titi Anggraini menilai usulan DPR agar saksi pemilu dibiayai pemerintah bukanlah hal baru. Padal tahun 2014, usulan yang sama juga pernah dilontarkan DPR namun gagal terealisasi. DPR saat itu mengusulkan ... Continue Reading

  • Perludem Sebut Pembahasan RUU Pemilu Kali Ini Paling Tertutup May 9, 2017

    JAKARTA, KOMPAS.com – Direktur Eksekutif Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) Titi Anggraini menilai, dari sekian pembahasan undang-undang tentang kepemiluan yang ia amati sejak 2005, pembahasan Rancangan Undang-undang (RUU) Pemilu untuk pemilihan legislatif dan pemilihan presiden 2019 kali ini adalah ... Continue Reading

  • Pendanaan Saksi Pemilu oleh Negara Dinilai Cederai Penguatan Parpol May 5, 2017

    REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Direktur Eksekutif Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) Titi Anggraini mengatakan, usulan pembiayaan saksi dari partai politik (Parpol) oleh APBN bertentangan dengan semangat penguatan kelembagaan parpol. Pembiayaan saksi dari parpol untuk pemilihan legislatif (Pileg) dan pemilihan presiden ... Continue Reading

  • Perludem Nilai Usulan Bayar Saksi dari APBN Tak Akan Kurangi Kecurangan Pemilu May 5, 2017

    JAKARTA (Lampungpro.com): Perkumpulan Untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) menilai usulan untuk membayar saksi dari dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tidak akan mengurangi potensi kecurangan saat pemilu. “Kalau usulan ini muncul karena takut ada manipulasi hasil dari menyuap petugas ... Continue Reading

  • Usulan Honor Saksi Pilpres dan Pileg, Perludem Nilai Pemborosan May 4, 2017

    Jakarta – Direktur Eksekutif Perludem Titi Anggraini menilai usulan memberikan honor saksi untuk pileg dan pilpres yang berasal dari parpol menggunakan APBN tidak tepat. Hal itu karena pelanggaran di TPS sangat minim sehingga kurang efektif. “Pelanggaran di TPS sangat minim, sebab ... Continue Reading